Kerendahan Hati & Pemeliharaan Allah
Bacaan: 1 Petrus 5: 1 - 11
Rangkuman: Nasihat Petrus kepada para penatua dan teman sepelayanannya adalah bentuk peneguhan dan penguatan. Petrus yang dengan kesaksiannya akan penderitaan Kristus semasa hidup-Nya sekaligus mengalami & menyaksikan juga berbagai penderitaan dalam pelayanan (dilihat dari perikop-perikop sebelumnya yg banyak bicara tentang tema penderitaan), menguatkan teman-temannya yang kelihatannya mulai merasa gentar dan terhimpit tekanan oleh keadaan/oknum-oknum di sekitar mereka yang mempengaruhi. Hari-hari ini anak-anak Tuhan dan pelayan-pelayan Tuhan juga menghadapi hal serupa. Hati yang murni jadi kunci untuk menghadapi tantangan itu: kerelaan hati, kerendahan hati, dan keyakinan hati.
Aplikasi:
1. Bagaimana menjadi orang yang rendah hati di hadapan manusia?
Saya mau belajar untuk tidak merasa lebih tinggi atau sok hebat (serba bisa) di hadapan orang lain dan punya mental mau terus belajar. Manusia saling menajamkan, saat saya mau belajar juga dari orang lain maka kita bisa menghindari perasaan "sok".
2. Bagaimana juga menjadi orang yang rendah hati dihadapan Tuhan?
Saya mau belajar setiap keadaan mengandalkan Allah dan mengakui kekuatan & kemahakuasaan Allah. Saya masih sering merasa bisa menguasai keadaan, dan lupa akan kedaulatan Tuhan atas seluruh aspek hidup saya.
3. Apa saja kisah pemeliharaan Tuhan yang khusus saya terima?
Saya sering berpikir saya bisa mengatasi segala masalah yang saya hadapi. walau sering takut dan merasa gentar, saya hampir selalu berusaha untuk cari jalan keluar versi saya sendiri. Tapi begitu saya mencari Tuhan , merendahkan hati, mengandalkan Tuhan, yakin pada kedaulatan Tuhan, Tuhan buktikan Ia sanggup menolong saya dan menjawab doa-doa saya, baik dalam pergumulan rumah tangga, pergumulan kesehatan, keuangan dan pelayanan.
Comments
Post a Comment