Posts

Pekerjaan Tuhan Melalui Pencobaan

Image
Pekerjaan Tuhan Melalui Pencobaan Photo by M Venter from Pexels.com Bacaan : Ayub 1:6-12, 42:10-17 Nas: 1:8, 42:10 Menjelang akhir tahun 2022, kita telah menyaksikan banyak bencana alam, gejolak politik yang tidak stabil, tanda-tanda inflasi ekonomi bahkan tidak terkecuali situasi sakit dan kedukaan. Kita terkejut dengan situasi yang awalnya tenang dan baik-baik saja, dalam seketika berbalik dan menekan kita. Hal yang mengejutkan serupa dialami oleh Ayub. Pencobaan yang dialami Ayub bukan hanya meluluhlantakkan harta & keluarganya, tapi juga jiwanya. Kisah hidup Ayub from hero to zero, to hero again mengajari kita bagaimana Tuhan bekerja melalui pencobaan: 1. Tuhan menyatakan kemulian-Nya melalui pencobaan (ay.8) Melalui pencobaan yang dialami Ayub, Tuhan menunjukkan kemahakuasaan-Nya yang melampaui keterbatasan manusia. Ia juga menyatakan kebesaran-Nya sehingga layaklah kita memelihara hidup saleh & takut akan Allah. Banyak cara, peristiwa dan orang yang Tuhan pakai untuk men...

Menikmati Penyediaan Tuhan

Image
  Menikmati Penyediaan Tuhan Photo by RODNAE Productions Bacaan : Keluaran 16:1-18 Nas: ayat 3, 4, 16 Kalau kita lihat dari bacaan hari ini, umat Israel mengeluh dan bersungut-sungut sehingga mereka kehilangan sukacita. Padahal di pasal sebelumnya, mereka amat bergembira dan bersukacita karena Allah meluputkan mereka dari kejaran prajurit Mesir ketika mereka menyeberangi Laut Teberau. Sukacita mereka hilang tergantikan dengan kekhawatiran akan mati kelaparan karena persediaan makanan mereka semakin menipis. Mereka tidak lag mengucap syukur sekalipun mereka telah melihat kemahakuasaan Allah yang terus menyertai dan menyediakan pertolongan bagi mereka. Akibatnya, sukacita mereka pun luntur. Dikatakan dalam sebuah quotes: ”It is not the joy that makes us grateful, it is gratitude that makes us joyful.” - David Steindl-Rast  Mari sama-sama kita belajar 3 prinsip dari firman Tuhan yang kita baca tentang: Bagaimana Tuhan menginginkan kita menikmati penyediaan-Nya? 1. Ubah sungut-sun...

Guided by God

Image
Guided by God Photo by James Wheeler via Pexels.com Bacaan: Keluaran 14:17-22 Nas: ay. 22   Di zaman yang serba instan saat ini, tidak sulit bagi kita untuk memperoleh apa yang kita inginkan. Terutama hal-hal yang kita perlukan sehari-hari seperti makanan, minuman, transportasi, pakaian, uang dsb bisa kita dapatkan dalam waktu singkat melalui berbagai layanan siap saji, e-commerce bahkan pinjol. Secara tidak sadar, kemudahan ini membentuk pola pikir manusia bahwa segala sesuatu “mungkin” untuk didapatkan dengan instan, dalam waktu cepat. Bahkan saat ini, daya juang dan usaha/kerja keras yang memakan waktu lama jadi “barang langka”. Oleh karena itu, akhirnya banyak bermunculan oknum-oknum yang menawarkan “jalan pintas” bagi mereka yang ingin dengan instan mendapatkan kekayaan, kekuasaan, popularitas, kenyamanan, bahkan keselamatan dengan cara yang salah dan bertentangan dengan Firman Tuhan. “Kalau ada jalan tol, kenapa harus jalan memutar?” Walaupun harus pakai cara yang tidak benar...

Tidak Mampu atau Tidak Mau?

Image
Tidak Mampu atau Tidak Mau? Photo by Monstera from Pexels Bacaan: Keluaran 4:1-17 Nas: ay. 2, 6, 12, 13 Saat dilahirkan ke dunia, ada berbagai peran, tugas dan kesempatan yang Allah berikan kepada manusia. Semua itu adalah bentuk panggilan dan pengutusan kita di dunia ini untuk mengerjakan segala sesuatunya dengan baik untuk kemuliaan Allah. Namun, berapa banyak di antara kita sering kali menolak untuk mengerjakan kepercayaan dan menolak kesempatan yang diberikan kepada kita, terutama kalau kita nilai panggilan itu berat, mustahil dilakukan, sulit diselesaikan, tidak sesuai kemampuan kita, bahkan kelihatannya mempersulit kehidupan kita. Apakah kita termasuk anak-anak Tuhan yang langsung mengatakan “ Ya aku bersedia !” atau kita cenderung mengatakan “ Aduh, aku kan gak bisa mimpin. Aku juga enggak gitu ngerti soal itu. Aku gak ahlinya. Yang lain aja aku skip !” Kalau kita cenderung mengatakan kalimat yang kedua (mencari-cari alasan untuk menghindar), apa yang kita alami tersebut mirip s...

The Unlimited Power

Image
The Unlimited Power Photo by Nacho Juárez from Pexels Bacaan: Kejadian 12:10 - Kejadian 15: 21 Pujian: Sejak pandemi Covid-19, hampir semua orang mengalami ketakutan, khawatir, paranoid, hopeless. Perasaan-perasaan ini membuat kebanyakan dari kita merasa tak berdaya, powerless. Karena siapapun bisa terinfeksi tidak pandang bulu. Siapapun bisa merasakan akibat dari pandemi, tidak pandang usia. Gak jarang akhirnya banyak orang berusaha sekuat tenaga dengan kemampuan, akalnya, kekayaannya, kekuatannya, “untuk mengendalikan” situasi. Dengan apa yang kita miliki, kita jadi makin percaya diri kita bisa “make the situation under control”. Supaya tidak terinfeksi, beli item A-Z untuk proteksi diri; supaya tidak meninggal, hubungi dokter hebat dan minta dirawat di rumah sakit ternama; supaya masih bisa jalan-jalan, berani bayar sana sini supaya perjalanan dimudahkan atau coba-coba mengelabui dengan buat sertifikat vaksin palsu dsb. Karena pandemi, manusia terlatih untuk memecahkan masalah-masal...