Kebutuhan Isolasi Mandiri COVID 19 (2021)

Pengalaman terinfeksi COVID-19 pada akhir Desember 2020- awal Januari 2021 (2 minggu)

Pic by Toa Heftiba

Kemungkinan asal mula terinfeksi: Saat melakukan transaksi di bank


Saat itu gejalaku sebagai berikut:

- diawali tipes 3 hari sebelum akhirnya dinyatakan positif COVID

- frekuensi BAB sering

- gangguan tidur

- demam (saat tipes, lalu berangsur turun saat mulai positif COVID)

- kelelahan lebih dari biasanya

- sesekali sakit kepala


Ini adalah catatan yang aku rangkum berdasarkan gejalaku dan ada sedikit tambahan rekomendasi yang didapat dari keluarga dan teman.


Obat sebelum makan:

1. Propoelix (3x sehari @ 2 tablet)

2. Madu (3x sehari @ 1 sendok makan, gunakan sendok kayu/plastik)

3. (Jika diperlukan) obat asam lambung atau obat dokter (contoh: Polysilane cair atau omeprazole 20mg)-- diminum 30 menit sebelum makan

4. (Jika diperlukan) Sarang burung walet Realfood Royal Wellness untuk menaikkan imunitas dan pemulihan (1x sehari) -- lebih baik saat perut kosong


Obat & vitamin setelah makan:

1. Vit C 1000mg -- contoh: CDR, Blackmores, zegavit (1x sehari pagi)

2. Vit D 5000IU-- Blackmores (1x sehari pagi) (kalau gak punya yang langsung 5000, bisa yang 2000IU x3 tablet

3. Vit E 400IU -- Natur E, bisa juga dari Ester C (1 minggu sekali)

4. Zinc 40mg (1x sehari pagi)

5. Lameson tablet (antiradang) -- (3x sehari @1 tablet)

6. Avigan (antivirus) -- (2x sehari @3 butir pagi & malam hari)

7. Azithromycin (antibiotik) -- (1x sehari @1 butir - siang hari)

8.  Lian Hua (3x sehari @4 tablet, jeda 1 jam setelah obat dokter) -- ini terutama kalau lg demam/mual, cukup diminum selama 5 hari saja (ini obat herbal China dan obat keras, jangan sampai perut kosong saat makan ini)

9. (Jika ada) Obat dokter/sesuai gejala

10. (Tambahan) Air rebusan jahe & kunyit, air kelapa ijo, susu beruang

☆ Untuk obat²an, bila memungkinkan konsultasikan dahulu dengan dokter di faskes terdekat/dokter keluarga.


Yang harus dilakukan:

- Kalau isoman, cari alternatif RS rujukan COVID di dekat area isoman

- Sedia thermometer dan oxymeter (saturasi oksigen normal adalah >95, di bawah angka 93 harus waspada dan segera konsultasikan ke dokter) -- ( https://tokopedia.link/sKIjb2Zecdb )

- Cek suhu dan oxy setiap pagi, siang, sore, malam

Update ke keluarga dan dokter puskesmas

- Beri jeda waktu antara konsumsi vitamin dengan obat²an. Lambung perlu untuk diberi waktu isitirahat agar tidak terbeban berat mencerna makanan, vitamin dan obat

- Kontrol untuk thorax dan cek darah, jangan tunggu sesak


Kebersihan pasien dan area isoman:

- Pasien wajib selalu pakai masker medis, bahkan saat tidur. Ganti masker secara berkala, misal 3 jam sekali (jangan hanya tunggu kotor). Sedia minimal 1 box (isi @50 pcs) masker medis dalam kamar pasien

- Sedia sarung tangan latex untuk pasien gunakan dalam rutinitas kebersihan

- Sedia disinfektan/alkohol & handsanitizer + refill untuk di kamar pasien dan untuk keluarga yang merawat

- Pisah alat makan, alat sembahyang, alat mandi dari keluarga. Bila memungkinkan, gunakan alat makan plastik sekali buang. Bila tidak, pasien harus mencuci alat makan sendiri dalam kamar mandi pribadi. Sedia sabun pencuci piring, sponge, ember

- Sedia meja kecil di depan kamar pasien untuk meletakkan makanan/minuman/obat²an bagi pasien

- Pisah kamar mandi bila memungkinkan. Bila tidak, selalu wajib mendisinfeksi kamar mandi sebelum & setelah digunakan oleh pasien

- Kamar yang dijadikan tempat isolasi dan benda² yang dipegang oleh pasien (handle pintu, saklar lampu, harus sering disemprot disinfectant spray (dettol dkk)

- Sedia kantong sampah untuk digunakan oleh pasien dalam kamar isolasi dan kamar mandi. Saat akan membuang sampah, ikat dengan kencang dan semprotkan disinfektan sebelum dibawa keluar untuk dibuang oleh anggota keluarga

- Sedia tissue untuk di kamar tidur & kamar mandi pasien. Akan sering digunakan pasien untuk membersihkan benda² yang dipegang atau untuk kebersihan lainnya

- Bila ada jendela yang menghadap luar/area terbuka dalam kamar pasien, dibuka setiap pagi untuk sirkulasi udara

- Pakaian dicuci terpisah dari anggota keluarga. Bila memungkinkan pasien mencuci pakaian sendiri, rendam pakaian dalam air hangat atau larukan Dettol dalam air lalu rendam pakaian selama 30 menit. Kemudian cuci dengan detergen seperti biasa

- Ganti dan cuci seprei secara berkala minimal 1x seminggu

- Jaga kebersihan kamar tidur dan kamar mandi

- Keluarga yang satu rumah wajib pakai masker setiap saat

- Rumah rutin didisinfeksi


Rutinitas harian wajib:

- Kumur dan gargle 3x sehari dengan Betadine Kumur Povidone Iodine 1% (botol warna biru) -- ( https://tokopedia.link/q4o7SRhfcdb ) untuk 14 hari diperlukan 2-3 botol

- Cuci/bersihkan hidung 3x sehari dengan cairan pembersih hidung spray atau dengan cairan infus sodium chloride (lihat link ini  https://youtu.be/b7t7LI4AW4Y )

- Cuci tangan sebelum dan sesudah makan, menggunakan toilet, membersihkan hidung, konsumsi obat & vitamin, mebersihkan ruangan, membuang sampah, mengganti masker

- Mandi 2x sehari

- Banyak minum air putih (sebanyak mungkin), kalau bisa air hangat -- bisa sedia teko pemanas elektrik atau termos air panas atau dispenser air panas dalam kamar

- Latihan pernapasan https://youtu.be/SFcR18YQe1Y atau https://youtu.be/qenA_-34tlc atau https://youtu.be/bBkGDIeQwXo

- Tidur tengkurep dengan kepala & dada diganjal bantal empuk untuk melancarkan pernapasan

- Pemanasan setiap pagi untuk relaksasi otot & meningkatkan stamina

- Berjemur di bawah sinar matahari langsung pukul 10.00 pagi selama 15-30 menit

- Perbanyak tidur dan kurangi beban pikiran dan aktivitas berat

- Catat secara rutin aktivitas harian, gejala/keluhan yang dirasa, angka saturasi oksigen, suhu tubuh, makanan, obat & vitamin yang dikonsumsi, dan jam tidur. Update kepada anggota keluarga yang merawat agar tau perkembangan kesehatan pasien (Contoh catatan dengan Google Sheet yang auto update kepada siapapun dengan link dokumen ini : https://docs.google.com/spreadsheets/d/17Mh2K4Z0ZD34s68fjv2A9p65IeMsV5q1FGNppoh1c0g/edit?usp=sharing )


Rekomendasi tambahan:

- Bila ada, oles hidung, leher dan dada dengan minyak kayu putih atau eucalyptus oil atau essential oil lainnya untuk pernapasan, demam, relaksasi, imunitas. Hanya untuk penggunaan luar, tidak untuk dikonsumsi (rekomendasi eo terpercaya = Young Living Essential Oils).

- Bila ada, gunakan air purifyer ( https://tokopedia.link/hHdq8x3ecdb ) untuk membersihkan udara dari virus, bakteri, debu, bau dll dan gunakan air difusser dalam kamar isolasi

- Hirup uap dari air panas 1-2x sehari untuk melancarkan pernapasan dan membersihkan hidung

- Sedia faceshield untuk pasien gunakan apabila pasien terpaksa keluar kamar untuk ke kamar mandi bersama atau berjemur atau menjemur pakaian

- Meditasi dan latihan pernapasan dengan bantuan aplikasi (contoh aplikasi yang recommended: RILIV)

- Hindari makanan yang digoreng, berlemak, pedas, asam, bermicin atau yang dapat memicu tenggorokan gatal, batuk, sakit lambung, mual, mencret, atau gangguan pencernaan lainnya (terutama bagi yang disertai gejala tipes, disarankan makan yang lembut²)


Comments

Popular posts from this blog

Hakikat Melayani

Kerendahan Hati & Pemeliharaan Allah

Vaksin Anti Iri Hati