Pilihan Manusia & Pertobatan
Bacaan : Yosua 24 : 14 – 28
Rangkuman: Akal budi dan kehendak bebas dari Allah kepada manusia sangat sering disalahgunakan oleh manusia. Terutama karena tawaran dunia dan dosa lebih terlihat menyenangkan dan memuaskan manusia. Hubungan dengan Allah dan ibadah2 yang diteladankan oleh para nabi lama kelamaan dinilai membosankan dan tidak memuaskan panca indera dan hati manusia. Padahal yang Allah mau, manusia ingat kepada Penciptanya dan ingat bahwa segala sesuatu Allah juga yang ciptakan di jagat raya ini. Sebagai milik kepunyaan-Nya seharusnya kita selalu kembali kepada Allah, beribadah kepadaNya, tidak menduakannya namun menjadikan Allah satu satunya yang disembah dan dilayani, serta menjadikan seluruh aspek kehidupan manusia sebagai persembahan bagi Allah.
Aplikasi:
1. Apa yang membuat terkadang hati kita “mendua” dalam pelayanan?
Karena apa yang ditawarkan dunia selalu nampak lebih memuaskan panca indra & keinginan saya secara instan. Padahal berkat dan janji penyertaan Allah jauh lebih kekal saat saya terus setia beribadah & melayaniNya. Selain itu, kesenangan karena 'kesibukan' dan 'keaktifan' pelayanan pun sering menggeser pandangan saya tentang pelayanan. Bukannya sungguh mengejar perkenanan Allah malah menikmati kesibukannya karena memuaskan hati saya semata.
2. Bagaimana kita memahami bahwa segala milik dan apapun pekerjaan dan pelayanan kita sesungguhnya milik Allah?
Dengan terus merenungkan firman-firman Allah, supaya mata saya terus terbuka dan ditegur bahwa segala sesuatu di kolong langit ini adalah milik Allah (kecuali dosa). Allah yang menabur semuanya, maka hasil tuaiannya pun yang harus saya kembalikan bagi Allah. Saya harus terus belajar rendah hati, tidak sombong dan merasa memiliki.
3. Bagaimana kita memilih dalam memprioritaskan kepentingan Allah?
Pilihan yang berkenan kepada Allah adalah yang membawa saya kepada kebenaran dan semakin dekat pada jalan/rencana Allah. Dengan menentukan pilihan yang tepat, maka di situ juga saya mengambil langkah untuk memprioritaskan apa yang penting & berkenan pada Allah.
Comments
Post a Comment